KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung MasStepenson mengatakan, pihaknya telah mengganti 358 surat suara dan logistiklainnya untuk keperluan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah(Kalteng), yang terbakar saat dibawa ke Desa Luwuk Langkuas, Kecamatan Rungan, Senin (25/1/2016)siang.
Yangmenjadi pertanyaan, apa sebab kebakaran itu? Stepenson menjelaskan, hari itu pihaknya bnaru saja mengsambil kotaksuara beserta seluruh isinya dari KPU Palangka Raya. Setelah dilakukan pelipatan dan pengepakan, maka sekitar pukul 14.00 WIB surat suara dan logistik lainnya,dibawa oleh petugas KPU dengan pengawalan anggota Polres Gumas ke PanitiaPemilihan Kecamatan (PPK) Rungan.
Dua kota suara untukKecamatan Rungan itudiangkut dengan sebuah mobil bak terbuka, dan ditaruh di bak belakang. Tidakada orang yang menumpang di belakang.
Kapolres Gumas AKBP Pria Premos mengatakan,pihaknya telah melakukan olah TKP. Keterangan yang didapat di TKP, api itu diduga bersumber dari rokok. Pasalnya, selama dalamperjalanan tidak bertemu dengan orang asing atau berpapasan dengan orangkampung.
“Korselting tidak, kebocoran dari api dariknalpot tidak ada,” terang dia.
Dia menyampaikan, mobil tersebut adalah mobilbekas untukmelangsir BBM ke pertambangan emas masyarakat. Kasusitu masih terus diselidiki oleh aparat kepolisian.
“Dugaan kita adalah kelalaian petugas PPS yangmembawa logistik tersebut. Apakah mereka yang melakukan atau tidak ini yangmasih dalam proses penyelidikan. Saya yakin ini tidak ada nuansa politik, hanyaakibat kelalaian. Yaitu adanya kemungkinan api berasal dari rokok,” pungkasnya. (EP/*)


