SEHARI sebelum memasuki hari pencoblosan, pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bersama aparat TNI/Polri serta unsur terkait, menggelar rapat mengantisipasi terjadinya konflik saat hari H pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada Rabu 27 Januari (hari ini).
“Kita sudah koordinasi dan komunikasi dengan Dandim, Kapolres untuk menyikapi sekecil apapun potensi gangguan keamanan pada Pilgub ini,” kata Penjabat Bupati Kotim, Godlin, di kantor bupati, Selasa (26/1/2016).
Hadir dalam rapat Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, Dandim 1015 Sampit Letkol Kaf Enda Mora Harahap serta Asisten I Setda Kotim, Sugian Noor dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Agus Suryo.
H-1 pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng ini, keamanan di Kotim masih kondusif. Meski demikian, pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan bersama aparat TNI/Polri tetap mengantisipasi segala gangguan kamtibmas yang dapat menganggu jalannya pesta demokrasi di Kalteng ini.
“Kami bersyukur baik dengan Polres, Dandim, semua unsur dan juga pemerintah kecamatan, mereka selalu menginformasikan setiap saat kondisi di lapangan. Kita menghindari dan antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Godlin.
Pada pesta demokrasi akbar masyarakat Kalimantan Tengah ini, Godlin selaku penjabat Bupati Kotim turut bertanggung jawab menyukseskan dan lancarnya Pilgub pada Rabu (hari ini). Dia berharap, para tim sukses masing-masing calon dan tim sukses untuk bersaing dengan baik dan benar. Tidak saling menghasut dan mengintimidasi antarpasangan calon.
“Kita sangat mengharap, tim sukses bersaing dengan baik, mereka menjalankan apa yang mereka inginkan dengan baik tidak mengintimidasi masyarakat.” (FI/B-7)


