PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BKKBN, Viktor Hasiholan Siburian menyampaikan kabar baik terkait penurunan angka stunting nasional.

“Berdasarkan Hasil SSGI 2021, angka stunting secara nasional menunjukkan perbaikan dengan adanya penurunan sebesar 3,3 persen dari 27.7 persen pada tahun 2019 menjadi 24,4 persen pada tahun 2021,” katanya.
 
Menurut Viktor, Kalimantan Tengah merupakan salah satu dari 14 provinsi yang memiliki prevalensi stunting tertinggi secara nasional.

Data SSGI 2021 menunjukkan prevalensi stunting rata-rata di Provinsi Kalimantan Tengah ada di angka 27,4 persen.

Victor menilai ini merupakan tantangan besar bagi Provinsi Kalimantan Tengah dalam mencapai target penurunan angka stunting.

“Tantangan besar bagi Provinsi Kalimantan Tengah dalam mencapai target penurunan angka stunting di Kalteng 15,38 persen dan target secara nasional yaitu 14 persen pada 2024,” tegasnya. (HERMAWAN DP/B-11)