PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski Pemerintah Kota beberapa waktu lalu memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, tapi nyatanya masih saja ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

Seperti ungkapan masyarakat yang berada di bantaran Sungai Kahayan dan Ketimpun mengaku belum mendapatkan bantuan pemerintah, padahal mereka sudah sekitar 5 hari terdampak banjir.

"Sampai saat ini bantuan dari pemerintah masih belum kita terima, sedangkan sampai hari ini akses kita untuk keluar masuk sudah sulit akibat jalan yang terendam banjir," ucap Dullah, warga Petuk Ketimpun, Sabtu 17 September 2022.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya merilis data terbaru kondisi banjir, tercatat ada 1.032 warga terdampak banjir kiriman dan hujan lebat akhir-akhir ini. 

"Terdiri dari 3 Kelurahan Langkai 141 jiwa, Tanjung Pinang 469 dan Bukit Tunggal 422 jiwa. Rerata fasilitas umum yang terdampak banjir adalah jalan lingkungan terendam air dan ada beberapa masuk ke rumah warga," terang Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani.

--page

Emi mengatakan data tersebut belum semuanya masuk karena pihaknya masih terus melakukan pemantauan lokasi terdampak banjir tersebut di wilayah Kota Palangka Raya.

"Kita akan terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak banjir, karena saat ini sudah ada 8 kelurahan yang terdampak banjir," ungkapnya. (AGUS/B-11)