BUPATI Sukamara Ah­mad Dirman berjan­ji segera menggelar per­temuan dengan Pe­merintah Kabupaten Keta­pang, Provinsi Kalimantan Ba­rat, setelah bupati Ketapang ha­sil pemilu kada serentak 9 Desember 2015 resmi di­lan­tik.


Pertemuan itu untuk mem­­­ba­has kelanjutan pem­ba­­ngun­­an Jembatan Jelai yang meng­hu­bungkan Kabu­pa­ten Su­kamara dengan Ke­ta­pang.


Seperti diberitakan, jembat­an penghubung wilayah Pro­vinsi Kalimantan Tengah dan Ka­limantan Barat itu sudah la­ma terbengkalai. Akibatnya, pro­­­yek yang menghabiskan ang­­­garan hingga puluhan mi­­­liar rupiah itu tidak kunjung bi­­sa digunakan.


Namun begitu, Bupati Ahmad Dir­man berjanji akan te­rus mengupayakan agar jem­batan tersebut segera se­le­sai dan secepatnya fungsio­nal.


“Nanti kita akan berangkat ke Ketapang untuk membica­ra­kan masalah kelanjutan pem­bangunan Jembatan Je­lai ini, tetapi setelah bupati­nya resmi dilantik,” kata Bupa­­ti S­ukamara dua periode ini saat ditemui di rung kerja­nya, Senin (25/01/2016).


Menurut Ahmad Dirman, bi­la pembangunan Jembatan Je­lai tuntas dan bisa difungsikan, tentunya akan memu­dah­­kan warga Sukamara un­tuk berpergian ke Kalima­tan Ba­rat.

Demikian juga se­baliknya. Hal itu diyakini ba­kal membawa pengaruh po­sitif terhadap perputaran eko­­nomi masyarakat.


Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sukamara, Kantet Sriwaluyo.


Menurut dia, pihaknya masih menunggu bupati baru Ka­tapang resmi dilantik untuk mem­bicarakan mengenai ke­lanjutan pembangunan Jem­batan Jelai. “Kami ma­sih menunggu bupati Ke­tapang usai dilantik. Saat ini­kan masih plt (pelaksana tu­gas),” ucap Kantet, Selasa (26/1/2016).


Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Su­­kamara Candra F Asmara, me­nyebutkan bahwa pi­­hak­nya sebenarnya telah me­la­kukan pembicaraan dengan Pem­kab Ketapang.


Dalam pembicaraan itu, Pem­­­kab Ketapang bersedia mem­bangun bad­an jalan da­­ri arah Manis Mata, Ketapang, menuju Jembatan Jelai yang hanya berjarak 1,8 ki­lo­me­ter.


“Pemkab Sukamara juga ber­sedia membangun lanjut­an bentang jembatan yang ber­ada di sisi wilayah Kepatang, dengan syarat badan ja­lan 1,8 km sudah dibuat, se­hingga pembangunan jembat­an secara keseluruhan bisa se­gera selesai,” turutnya. (B-3)