TANJUNG - Kelompok tani wanita di Kabupaten Tabalong mengikuti pelatihan pengolahan berbasis surimi atau produk olahan ikan dengan kulit sebagai mata pencaharian alternatif bekerja sama Badan Pendidikan dan Latihan Perikanan Banyuwangi.
...
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tabalong Fahrial Fuaddy mengungkapkan pelatihan pengolahan surimi atau produk olahan hasil perikanan setengah jadi berupa hancuran daging ikan diikuti 30 orang dari enam kecamatan.
“Pelatihan pengolahan surimi kita gelar selama enam hari bekerja sama dengan Badan Diklat Perikanan Banyuwangi dengan harapan kelompok wanita tani bisa memiliki keterampilan membuat aneka olahan dari daging ikan,” jelas Fahrial, Selasa (26/1/2016).
Kelompok wanita tani yang menjadi peserta pelatihan pengolahan produk olahan ikan masing-masing dari Kecamatan Tanta, Tanjung, Murung Pudak, Muara Harus, Banua Lawas dan Pugaan.
Kabid Perikanan Tangkap Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) dan SDM Muhammad Agus Norrahman menambahkan melalui pelatihan pengolahan surumi diharapkan kelompok wanita tani dapat menjadi kader di masing-masing desa untuk menyebarluaskan keterampilan yang dimilikinya ke para ibu sehingga bisa menambah pendapatan keluarga.
“Selain ingin menggiatkan program gemar makan ikan di masyarakat, pelatihan pengolahan surumi ini juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga serta menciptakan kader kelompok wanita tani di desa,” jelas Agus.
Beberapa produk olahan hasil perikanan yang dibuat para peserta, ungkap Agus, dengan memanfaatkan daging ikan patin diantaranya berupa siomay, sosis ikan, rolled dan beberapa produk olahan ikan lainnya.
(ANT/B-12)








