PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Bryan Iskandar saat melaksanakan reses beberapa waktu lalu telah menghimpun beragam aspirasi masyarakat yang ada di Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kobar.

Adapun aspirasi yang disampaikan masyarakat itu yakni terkait permohonan sambungan jaringan listrik PLN ke desa Nanga Mua, sebab untuk saat ini desa tersebut masih mengandalkan mesin diesel guna memenuhi kebutuhan lstrik desa.

"Kalau hanya mengandalkan mesin diesel kebutuhan listrik masyarakat disana terbatas, hanya bisa dimalam hari saja, jadi mereka ingin listrik PLN bisa masuk ke desa agar warga bisa menikmati listrik 24 jam," ujarnya, 18 September 2022.

Selain itu, masyarakat desa Nanga Mua juga mengusulkan bantuan untuk pembangunan Masjid yang ada di desa setempat. Rencananya masjid itu akan direhab total diganti bangunan baru dan membutuhkan biaya sebesar Rp 600 juta.

Selanjutnya, masyarakat menginginkan agar bisa difasilitasi supaya perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah itu memnuhi kewajibannya merealisasikan plasma dan juga CSR bagi warga setempat.

Penataan kawasan desa Nanga Mua khususnya dan Kecamatan Arut Utara umumnya juga tidak luput dari aspirasi masyarakat yang disampaikan, mereka menginginkan ada kepastian untuk berusaha terhadap status kawasan.

--page

Di bidang infrastruktur juga menjadi aspirasi masyarakat. Mereka mengharapkan adanyabpeningkatan jalan menuju desa Nanga Mua dari jalan perusahaan HTI PT Korin Tiga Hutani atau PT Aspex Paper sepanjang kurang lebih 11 km.

"Masyarakat juga ada menyampaikan permohonan pembuatan pagar dan pemasangan  paving untuk SDN 1 Nanga Mua, dana yang dibutuhkan kurang lebih Rp 500 juta, mereka minta itu segera ditindak lanjuti. Karena untuk halaman jika musim hujan becek, makanya mereka minta pemasangan paving dihalaman sekolah itu," tutupnya. (DONNY D/B-5)