BORNEONEWS, Pulang Pisau - Para petani padi di Pulang Pisau, khususnya yang berada di wilayah Food Estate, kini tengah bersiap melakukan panen.
Bahkan beberapa petani telah melakukan panen dengan hasil cukup memuaskan. Sebagai contoh adalah pertanaman padi milik Sutrisno terlihat sibuk mengawasi panen tanaman padinya pada hamparan 2 hektar.
Beberapa karung telah disiapkan dari rumahnya untuk mengemas Gabah Kering Panen (GKP) yang di panen menggunakan jasa Combine.
Dengan ketekunan dan keuletan 90 hari, serta doa yang selalu dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, panen padi musim ini hasilnya sangat memuaskan.
"Alhamdulillah, kami bersyukur musim panen padi sekarang hasilnya sangat bagus," ucap pria yang akrab disapa Sutrisno.
--page
Ia mengungkapkan varitas jenis padi Hibrida Supadi 89 yang di tanam pada hamparan 2 hektar itu, 1 hektar tanaman padi di mix menggunakan pupuk Futura Batu Bara. Sementara untuk 1 hektar lainnya menggunakan pupuk kimia.
"Karena ingin melihat perbandingan hasil panennya," katanya.
Namun tak disangka, tanaman padi yang di mix menggunakan pupuk Batu Bara tanaman padinya subur dan anakannya tumbuh lebat dan sangat berisi.
"Tenyata setelah di mix menggunkan pupuk Futura Batu Bara hasil sangat bagus," ungkapnya.
Jika sebelumnya tidak di mix menggunakan Pupuk Futura Baru Bara panen padi pada hamparan 1 hektar ini menghasilkan GKP antara 5, 1 ton. Namun setelah di mix menggunakan pupuk Futura Batu Bara dapat meningkat hingga menghasilkan PKP mencapai 5,9 ton.
"Artinya ada peningkatan hasil panen yang cukup signifikan sebesar 800 kg dalam 1 hektarnya," tambahnya
Ia juga menambahakan untuk sekara g ini harga Gabah Kering Panen (GKP) mencapai harga Rp. 5.000/kg. Sementara untuk Gabah Kering Giling (GKG) dihargai Rp. 6.000/kg.
--page
"Tentunya, kami sangat bersyukur dengan adanya program food estate ini pendapatan petani mulai meningkat. Selain itu, harga gabah semakin bagus, juga didukung bantuan Alsintas dan infrastruktur jalan dan jembatan yang mencukupi. Alhamdulillah ini berkah bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah daerah, provinsi dan pusat. Karena adanya program food estate, kami sangat terbantu," tutupnya. (ang)









