KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, Robertus Pamurianto memastikan jika Diana, (44), warga Desa Samba Katung, Kecamatan Katingan Tengah positif mengidap kangker di leher.
“Jadi penyakit ibu Diana itu bukan tumor, namun kanker dan itu lebih sulit ditangani,” tuturnya, Senin (25/1/2016).
Penyakit kanker yang dialami Diana ini lebih sulit dibandingkan dengan tumor perut yang dialami Herni, warga Tura, Kecamatan Pulau Malan.
Robertus mengatakan jika setelah mendapat informasi dari Kepala UPTD Kesehatan Kecamatan Katingan Tengah, dia mengaku pesimistis jika dokter RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya tempat Diana dirawat mampu menangani kasus kanker yang dialami Diana.
Sebab selain minim sarana dan prasarana, besar kemungkinan ibu Diana bakal dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap di luar Kalimantan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis jika ibu Diana itu mengidap kanker,” katanya.
Apalagi jika metastase atau sel kankernya sudah menyebar luas hingga ke jantung, paru dan hati, maka pasien akan lebih sulit lagi ditangani.
Di sisi lain Robertus memastikan Pemkab Katingan siap menanggung biaya operasi melalui Jamkesda.
Namun Robertus masih perlu mendengar rekomendasi apa saja yang akan dikeluarkan oleh tim dokter RSUD Doris Syvanus terlebih dulu.
“Yang jelas kita masih menunggu rekomendasi dari Yankes Doris Silvanus dan kita siap membantu,” tuturnya.
Selain biaya mulai dari trasportasi rujukan, Pemkab Katingan juga menanggung biaya opname di rumah sakit hingga beban biaya operasi sendiri bakal ditanggung Jamkesda.
“Untuk kasus Diana biayanya ditanggung Jamkesda, karena Diana belum jadi anggota BPJS.” (GP/B-6)


