INTER Milan akan melakoni laga derbi melawan AC Milan, akhir pekan nanti. Namun sebelum itu, Inter harus terlebih dahulu menghadapi Juventus di leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (20/1/2016) dini hari.
Sadar lawan yang bakal dihadapi merupakan tim yang sedang naik daun, pelatih Inter Roberto Mancini pun menegaskan bahwa dirinya akan menurunkan skuat terbaik.
Menurut Mancio--sapaan akrab Roberto Mancini--dirinya tidak perlu menyimpan energi demi derbi melawan Milan. Mengingat saat ini Inter telah memasuki babak semifinal, yang artinya sangat berpeluang merengkuh trofi juara.
“Jika menang, satu kaki kami akan berada di final. Kami harus menganggap laga nanti sebagai laga hidup mati. Karenanya kami perlu mengawali dengan baik,” kata mantan pelatih Manchester City dan Galatasaray ini seperti dikutip Football Italia.
“Juventus memang sedang dalam performa terbaiknya, tapi segalanya bisa terjadi di atas lapangan. Laga dua leg melawan Juventus sangat penting bagi kami musim ini. Kami ingin lolos ke final, tapi kami tidak boleh merasa kalau kami sudah berada di sana.”
“Kami ingin menghentikan sensasi Juventus. Saya akan menurunkan tim terkuat. Jika saya sampai melihat ada yang menyimpan tenaga untuk derbi, dia tidak akan main akhir pekan nanti,” tegasnya.
Pernyataan tegas Mancio tidak lepas dari sakit hati dan kecewa yang dirinya rasakan pada giornata 21 Liga Serie A Italia.
Saat itu il Nerazzurri yang sedang dalam performa apik justru dipaksa bermain imbang oleh tim papan bawah Capri.
Sementara itu, dari kubu tuan rumah, skuat Juventus sedang dalam rasa percaya diri tinggi setelah meraih kemanangan penting kala menghadapi AS Roma, akhir pekan tadi.
Saking pedenya, bek I Bianconeri Giorgio Chiellini bahkan menyatakan bahwa timnya telah menemukan jati dirinya setelah melewati awal musim yang buruk.
Berkat menang lawan Roma di laga terakhir, kini ‘Nyonya Tua’ mencatatkan 11 kali kemenangan secara beruntun.
Saat ini, juara bertahan Serie A tersebut telah duduk di peringkat dua di klasemen dan hanya berjarak dua poin dari Napoli di puncak.
“Kami telah menemukan identitas yang bagus sekarang, kita juga melihatnya di laga Coppa Italia melawan Lazio. Kami bisa menderita dan kami juga bisa bermain,” ungkapnya. (Berbagaisumber/B-3)







