PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B Aden mengingatkan pentingnya dilakukan intervensi sektor transportasi imbas dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Dengan adanya kenaikan BBM tersebut intervensi sampai ke sektor transportasi dan angkutan harus betul-betul diperhatikan,” kata Herson saat rapat terkait gerakan bersama dalam mengantisipasi peningkatan inflasi daerah di Kalteng seperti dikutip dari MMC Kalteng.

Dalam rapat tersebut Bank Indonesia mengakui adanya pengaruh kenaikan harga bahan bakar terhadap inflasi.

“Adanya realokasi subsisidi BBM secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi inflasi secara keseluruhan,” kata Deputi Kepala Perwakilan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Intern Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng, Maghfur.

Maghfur mengajak pemerintah untuk ikut bersama sama menjaga kestabilan serta kemampuan daya beli masyarakat.

“Kita harus bersama-sama menjaga kestabilan harga pangan, menjaga daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan sosial,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-6)