SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Kecamatan Antang Kalang saat ini belum mencapai 100 persen, sementara target yang ditetapkan pemerintah pusat selama 10 hari diharapkan sudah selesai tepat waktu dan tepat sasaran.

Kepala Kantor Pos Cabang Sampit, Mahyudha Fatchul Yaqien menjelaskan penyaluran sebenarnya berjalan lancar, hanya saja ada beberapa yang tidak tersalurkan karena alasan dari pihak penerimanya bukan dari pihak penyalur.

"Beberapa yang tidak tersalurkan ini alasannya ada yang sudah meninggal dan tidak memiliki keluarga satu KK, ada yang sudah mampu, ada yang sudah jadi PNS dan ada juga penerima yang tidak dikenal," jelasnya, Senin 19 September 2022.

Dia menambahkan ada juga penerima BLT BBM yang sedang tidak di tempat dan masalah lainnya. Di Kecamatan Antang Kalang penyaluran dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

"Dari 296 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah tersalurkan sebanyak 287 KPM," sebutnya.

Menurutnya Kantor Pos konsisten dalam melakukan penyaluran meski saat ini wilayah Utara Kotim sedang terdampak banjir.

--page

"Banjir jadi kendala tapi kita tidak bisa berhenti begitu saja jadi harus tetap lanjut dan alhamdulillah tim kami sudah pulang dengan selamat," ujarnya.

Menurutnya secara keseluruhan penyaluran BLT BBM di Kotim sudah selesai, hanya saja ada tambahan data untuk penerima atau KPM yang baru, diketahui masyarakat yang memenuhi syarat menerima BLT BBM bisa mendaftarkan secara mandiri. (NOOR ANNISA/B-6)