FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu sara yang banyak beredar jelang hari pencoblosan pemilihan gubernur (pilgub) Kalateng.
“Pada intinya kami berharap seluruh masyarakat Kalteng bisa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani dan tidak terpengaruh atau terpancing isu sara,” kata HM Yamin Mukhtar, Ketua FKUB Kalteng kepada Antara di Palangka Raya, Selasa (26/1/2016).
Menurut Yamin, isu sara dapat mengakibatkan antarsesama warga terpecah belah. Karena itu, masyarakat dituntut bisa berpikir jernih terhadap setiap isu yang muncul.
“Sebetulnya kami sudah berkali-kali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mempercayai isu-isu dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait pemilihan gubernur/wakil gubernur Kalteng,” tegasnya.
Sejumlah isu sara memang banyak merebak sepanjang tahapan pilgub ini. Salah satunya, misalnya, terkait kampanye hitam yang menyatakan status habib yang disandang calon wakil gubernur nomor urut 1, Habib Said Ismail palsu.
Salah seorang penyebar selebaran kampanye hitam itu berhasil dibekuk polisi di sebuah pasar di Kuala Kapuas, pada Senin (25/1/2016) pagi lalu.
Selain itu, ada sinyalemen kampanye terselebung yang mengeksploitasi isu etnis, dengan kedatangn sejumlah kader partai di tingkat nasional ke kantong-kantong masyarakat Jawa di Kalteng dalam beberapa hari terakhir. (ANT/B-10)


