BORNEONEWS, Palangka Raya - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kalteng menyelenggarakan workshop guna mewujudkan keharmonisan antara hak beragama dan kewajiban berbangsa serta bernegara.
Workshop moderasi beragama tersebut digelar di Hotel Povere Jalan G. Obos Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, Senin 19 September 2022.
Workshop dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalteng, Noor Fahmi dan dihadiri Ketua PHDI, I Wayan Suatta serta 13 Pengurus PHDI kabupaten Kota.
Kepala Kanwil Kemenag Kalteng mengapresiasi dan bangga dengan diselenggarakannya workshop moderasi beragama oleh PHDI Kalteng dalam rangka memberikan pemahaman para pengurusnya tentang keharmonisan dalam beragama.
Moderasi beragama juga merupakan program dari kementerian agama RI. Dan hal itu kata Noor Fahmi sangat strategis sekali apa yang dilakukan PHDI.
"Kami berharap dengan adanya workshop ini, seluruh peserta maupun pengurus lainnya betul-betul memahami dan berada di tengah-tengah saat ada problem di daerah," kata Noor Fahmi.
Sementara, Ketua PHDI Provinsi Kalteng, I Wayan Suatta berharap, semoga adanya pertemuan 13 pengurus daerah Kabupaten Kota ini bisa memberikan jaminan bagaimana kehidupan moderasi beragama yang harmonis, asah, asih dan asuh. "Selama ini, kita umat Hindu tidak pernah membuat ulah yang aneh-aneh," kata Wayan.
Dia menyebutkan, sesuai ajaran Wedha serta didampingi melaksanakan kitab suci apa yang menjadi larangan-larangan, PHDI juga mengadopsi kearipan lokal secara baik dan berkesinambungan. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)









