BORNEONEWS, Sukamara - Pelaksanaan pasar penyeimbang yang akan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara dalam penanganan inflasi direncanakan dimulai minggu depan.
"Untuk pasar penyeimbang akan kita mulai dari minggu depan sampai akhir tahun," kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Sukamara, Iswan Gemayana, Selasa, 20 September 2022.
Menurut dia, barang-barang yang dijual pada pasar penyeimbang akan bermacam-macam, terutama untuk barang yang dapat mempengaruhi barang lain dalam menaikan atau meningkatkan harga dipasaran.
"Untuk pasar penyeimbanh itu ada tambahan bawang, cabe, telur. Jadi yang dijual ini adalah comodity yang mempengaruhi inflasi, jadi apa saja yang mempengaruhi inflasi akan kita tambahkan, ini menyesuikan," ujarnya.
Iswan menuturkan, selain pasar penyeimbang, pihaknya juga telah menggelar pasar murah pada Minggu, 18 September 2022 di Pasar Saik dengan jumlah sebanyak 100 paket, yang mana kegiatan tersebut akan kembali diadakan dengan jumlah paket yang lebih banyak.
--page
"Jadi untuk yang kita bagi baru ada 100 paket, dan kita rencanakan nantinya sebanyak 4.900 paket," ucapnya.
Dalam paket pasar murah itu berisi beras 5 kg, gula 1 kilo gram, minyak goreng 1,5 liter dengan total harga Rp 104 ribu yang kemudoan ditebus warga sebesar Rp 70 ribu.
"Jadi kita mensubsidinya sebesar 32,69 persen atau sekitar Rp34 ribu," tukasnya. (NORHASANAH/B-5)









