PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sudah menjadi hal klasik jika kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut mempengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas yang ada dipasaran.

Meski upaya mitigasi pun terus dilakukan oleh pemerintah, namun bom waktu gejolak ekonomi juga harus diwaspadai oleh pemerintah.

Pengamat ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng), Fitria Husnatarina mengatakan gejolak ekonomi yang terjadi ditengah masyarakat bisa terjadi sebagai imbas kebijakan yang dilakukan pemerintah.

Hasil kebijakan pemerintah nantinya tidak bisa menekan laju inflasi yang terjadi ditengah masyarakat.

“Untuk mengantisipasi hal ini tentu kebijakan jangka panjang yang paling dibutuhkan,” katanya.

Ia melihat kebijakan yang dilaksanakan sekarang adalah solusi jangka pendek seperti kebijakan Bantuan langsung Tunai (BLT) atau subsidi upah. (HERMAWAN DP/B-6)