BORNEONEWS, Palangka Raya - Farmer Initiatives for Ecological Liveihoodd and Democracy (FIELD) memberikan pelatihan Sekolah Lapangan Kader Udara Bersih Indonesia (SL-KUBI) di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Pelatihan SL-KUBI Kalteng ini menargetkan 600 orang petani dari 30 desa di Provinsi Kalteng. Mengajak mereka untuk menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan.
“Daerah ada di Katingan, Pulang Pisau dan Kapuas masing-masing di 10 desa. Setiap desa 20 orang,” tutur Direktur Eksekutif Yayasan FIELD, Heru Setyoko di Asrama Haji Embarkasi Palangka Raya, Rabu 21 September 2022.
Ia mengatakan Kalteng menjadi sasaran pelatihan SL-KUBI karena pernah terjadi kebakaran besar yang berimbas rusaknya lingkungan dan terganggunya kehidupan petani dan masyarakat secara umum.
“Jadi kita ingin memberikan satu alternatif untuk mengurangi kebakaran,” ungkapnya. Metode yang dilatih ke petani berbeda dengan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) walaupun tujuannya sama yakni meminimalisir pembakaran.
--page
Heru mengatakan metode yang digunakan adalah memanfaatkan sampah pertanian sebagai mursa. Sampah organik pertanian tidak dibuang tapi digunakan untuk memperbaiki tanah.
“Jika kita memakai mursa nanti dia akan menjadi pupuk organik secara langsung,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-11)








