Satu keluarga yang terdiri dari dua orang, menerima 27 surat undangan mencoblos (model C6 KWK) untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digelar Rabu (27/1/2016). Kejadian aneh ini dialami pasangan suami-istri Boni dan Ria, warga RT 7 Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.

"Tiba-tiba saja tiga hari lalu (25/1/216), kami menerima setumpuk undangan nyoblos, jumlahnya 27 lembar. Dua di antaranya memang ditujukan untuk kami, tetapi selebihnya kami tidak kenal dengan nama yang tercantum di lembar udangan itu," ungkap Ria, yang ditemui di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19 RT 7 Desa Kujan, pagi ini.

Alasan petugas, menurut Ria, semua nama yang ada dalam 27 lembar undangan nyoblos itu menggunakan alamat rumahnya. "Padahal waktu pilgub ini hendak digelar pada 9 Desember 2015, kami hanya mendapat dua undangan, kok sekarang jadi berlebihan begini," ujarnya.

Ia sudah mencoba berkeliling mencari tahu pemilik nama yang tercantum dalam lembaran-lebaran C6 itu. "Baru ada delapan yang ketemu orangnya. Selebihnya, 19 nama lagi, belum diketahui. Kalau tidak ketemu juga, akan kami serahkan ke petugas TPS," kata Ria.

Pilgub Kalteng yang digelar hari ini, diikuti dua pasangan calon (paslon, yaitu nomor urut 1 H Sugianto Sabran-Habib Said Ismail dan nomor urut 2 Willy Midel Yoseph-wahyudi K Anwar. Sugianto-Habib  diusung oleh Partai Gerindra, PAN Demokrat, dan PKB, serta didukung Partai Golkar, PPP, dan PKS. Sedang Willy-Wahyudi hanya diusung oleh PDIP. (HN/B-1)