BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, data akurat sangat diperlukan dalam menentukan kebijakan dan program pembangunan agar tepat sasaran. Oleh karena itu, data yang diolah harus bisa dipertanggung jawabkan dan valid.
"Dengan data statistik maka kita sebagai pemangku kepentingan bisa mengambil keputusan-keputusan yang tepat sasaran dengan data-data yang akurat. Terutama untuk program pembangunan wilayah," katanya, Kamis, 22 September 2022.
Diketahui, pendataan awal registrasi sosial ekonomi atau Regsosek akan dimulai tanggal 15 Oktober -14 November 2022. Pendataan di lapangan akan melibatkan 468 orang petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Nantinya data Regsosek yang mencakup profil dan kondisi sosial ekonomi yang beragam mulai dari kondisi demografi, perumahan, keadaaan disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial diharapkan mampu menjawab tantangan besar dalam program perlindungan sosial.
"Saya mengajak masyarakat mendukung kegiatan registrasi sosial ekonomi yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik mulai bulan depan. Supaya kita bisa memiliki data yang akurat untuk menentukan arah kebijakan," tuturnya.
--page
Selain itu, dia juga mengharapkan adanya dukungan dan bantuan dari aparat keamanan sehingga seluruh tahapan pendataan di lapangan dapat berjalan dengan lancar dan aman. (HENDRI/B-7)









