BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 3.710 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM di Kabupaten Barito Timur menerima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak atau BLT BBM tahap pertama yang disalurkan melalui Kantor Pos.
BLT BBM merupakan bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial bagi warga miskin atau rentan miskin sebagai kompensasi di balik keputusan menaikkan harga BBM beberapa waktu lalu.
"Tanggal tanggal 15, 16 dan 17 September Kantor Pos turun langsung ke setiap kecamatan untuk menyalurkan kepada 3.335 KPM, kemudian ada 375 data susulan yang dibagikan hari ini langsung di Kantor Pos Tamiang Layang dan Ampah," jelas Kabid Sosial Tuberta Hartono mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Sosial atau DPMDSos Barito Timur, Barnusa, Jumat, 23 September 2022.
Pada pencairan tahap pertama ini masing-masing KPM menerima BLT BBM untuk dua bulan yakni bulan Agustus dan September dengan nilai total Rp300 ribu per KPM.
Adapun syarat penerima BLT BBM yang ditetapkan Kementerian Sosial yakni warga miskin atau rentan miskin, bukan Aparatur Sipil Negara atau ASN, TNI dan Polri serta terdaftar sebagai KPM dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS Kemensos.
"Pencairan dilakukan dengan membawa undangan pencairan serta KTP dan KK. Kemudian lansia dan penyandang disabilitas yang tidak dapat mengambil sendiri bantuan tersebut membuat surat kuasa kepada anggota keluarga yang ada di KK atau keluarga terdekat," jelas Tuberta.
Selain itu penerima BLT BBM juga disyaratkan menunjukkan kartu vaksin. Bagi mereka yang belum divaksin diarahkan untuk vaksin terlebih dahulu sebelum menerima agar dapat menerima bantuan.
--page
Tuberta menyampaikan, Pemkab Barito Timur melalui DPMDSos menginginkan agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut benar-benar di belanjakan untuk kebutuhan pokok oleh KPM sesuai dengan yang telah diarahkan oleh pendamping sosial.
"Ini kan bantuan kompensasi kenaikan harga BBM jadi KPM harus memanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam keluarga yang terdampak kenaikan BBM," tegasnya. (BOLE MALO/B-6)









