PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPRD Kobar Rusdi Gozali mengatakan, banjir kali ini memang besar dan membuat belasan ribu jiwa di sejumlah kecamatan Kobar, terdampak. Dia menyebut, data ini masih bertambah, karena banjir yang kian meluas setiap hari.

"Belum lama ini, saya juga turun langsung ke tiga lokasi banjir di Kecamatan Arut Selatan, bersama PJ Bupati Kobar dan Dandim, sambil menyerahkan bantuan kepada para korban banjir," kata Rusdi Gozali.

Menurutnya, meski bantuan sudah disiapkan, namun pemerintah juga perlu mengakomodir keperluan korban banjir. Salah satunya soal air bersih untuk memasak dan minum.

Mengingat para warga terdampak banjir ini tak mau mengungsi, sehingga hal ini yang harus tetap diperhatikan.

"Kiranya bantuan sembako tetap berjalan seperti yang sudah disediakan pemerintah. Hanya saja kebutuhan air bersih ini tinggal disuplai Perumda Tirta Arut," jelasnya.

--page

Dia menambahkan, permintaan lainya memang banyak. Namun hal ini perlu disesuaikan dengan anggaran mengingat permintaan masyarakat yakni seperti selimut dan papan untuk meninggikan lantai yang memilih tinggal di rumah di tengah kepungan banjir.

"Jadi, yang jelas perhatikan soal bantuan kepada korban banjir. Termasuk kalau perlu soal evaluasi bencana banjir yang kian oarah juga. Apakah perlu pengerukan sungai atau evaluasi terkait penyusutan hujan sebagai penyangga ekosistem," pungkasnya. (DANANG/B-7)