Quick count Indobarometer dengan menggunakan sistem sampling atau tidak menyeluruh, menempatkan WIBAWA unggul dengan perolehan 50,95%. Sementara H Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail (SOHIB) memperoleh 49,95%. Adapun total data yang masuk mencapai 91,67%.
"Belum bisa dilihat karena selisih yang begitu tipis sementara margin of error sistem kita plus minus 1%," kata peneliti Indobarometer, Asep Saepudin, saat dihubungi melalui telepon, Rabu petang.
Tapi, lanjut dia, data masih terus masuk. Asep tak menepis kemungkinan masih akan ada perubahan hasil survei.
Sementara Direktur Indikator Politik Indonesia, Adam Kamil, yang menempatkan SOHIB dengan perolehan 50,88% dan WIBAWA 49,12%, juga menyatakan hal senada. "Margin of error sistem survei kita mencapai 2.85%," katanya.
Pada akun Twitter-nya, Indikator menyatakan, secara statistik tak dapat disimpulkan siapa yang unggul karena selisih suara calon tak signifikan. Indikator akan mengeluarkan rilis resmi setelah data masuk 100%. (CA/B-1)


