BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas memberikan subsidi berupa 15 ton pakan ikan untuk kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) setempat.
"Subsidi ini merupakan salah satu strategi dalam mengantisipasi dan menekan inflasi jangka panjang," kata Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas Hansil Gonak, Sabtu 24 September 2022.
Pada program subsidi pakan ikan untuk kelompok pembudidaya ikan dengan total 15 ton itu, pemerintah kabupaten setempat menyiapkan anggaran Rp350 juta.
"Sebanyak 15 ton pakan ikan tadi dibagikan kepada Pokdakan yang memenuhi persyaratan dan siap membantu mengantisipasi inflasi," kata Hansil.
Persyaratan yang dimaksud yakni ikan yang diternak siap dipanen, dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan ke depan. Sedangkan membantu mengantisipasi inflasi yakni Pokdakan siap menjual hasil panen di bawah harga pasaran.
"Puncak inflasi diperkirakan terjadi pada Desember 2022. Jika itu terjadi, persediaan ikan di Gunung Mas mencukupi dari hasil panen Pokdakan tadi, dan mereka menjual dengan harga di bawah harga pasaran," katanya.
Saat ini DPKP Gunung Mas telah mendata Pokdakan yang menjadi sasaran program subsidi pakan ikan. Selain itu, belasan Pokdakan secara lisan juga menyampaikan berkomitmen untuk membantu mengantisipasi inflasi.
Adapun belasan Pokdakan tersebut tersebar di sejumlah desa/kelurahan yakni Tanjung Karitak dan Pematang Limau di Kecamatan Sepang, Kuala Kurun, Tampang Tumbang Anjir, Teluk Nyatu dan Pilang Munduk di Kecamatan Kurun.
--page
Kemudian Taringen, Bereng Jun, dan Tumbang Talaken di Kecamatan Manuhing, Tumbang Samui di Kecamatan Manuhing Raya, Tumbang Kuayan di Kecamatan Rungan Barat, Talangkah di Kecamatan Rungan, Jangkit di Kecamatan Rungan Hulu.
"Kemudian Kelurahan Tewah dan Desa Tumbang Habaon di Kecamatan Tewah," kata Hansil, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pendapat Daerah Gunung Mas ini.
Tidak menutup kemungkinan jumlah Pokdakan penerima subsidi pakan ikan bertambah. Dalam waktu dekat pegawai DPKP Gunung Mas akan kembali turun ke lapangan, untuk mendata Pokdakan yang memenuhi persyaratan dan siap berkomitmen membantu mengantisipasi inflasi.
"Jika Pokdakan berkomitmen, maka bantuan subsidi pakan ikan akan disalurkan. Nantinya akan dilakukan penandatanganan juga untuk memastikan komitmen mereka," kata Hansil.
ANTARA









