BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid meminta Pemkab Barsel dapat turun langsung memantau pertanian warga, tepatnya di Desa Tabak Kanilan yang kerap mengalami gagal panen.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi, gagal panen yang dialami oleh petani di Desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai tersebut sudah terjadi hampir empat tahun terakhir yang diakibatkan sering tergenang air.
"Kami minta Pemkab Barsel bisa turun langsung menginventarisasi persoalan itu. Sehingga apa yang dialami para petani di Desa Tabak Kanilan ini dapat diatasi, karena jika terus dibiarkan maka akan berdampak terhadap ketahanan pangan di daerah," ucapnya, Senin, 26 September 2022.
Dikatakannya juga bahwa, Pemkab Barsel harus bisa segera mengambil langkah atau memberikan solusi serta jalan keluar dalam rangka menyikapi hal tersebut, misalnya dengan membuat sistem irigasi yang memadai agar lahan pertanian warga tidak selalu tergenang air terlebih ketika musim penghujan.
Untuk memastikan hal itu, Komisi II DPRD Kalteng juga berencana akan turun langsung ke lokasi pertanian di Desa Tabak Kanilan dalam waktu dekat. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab-penyebab gagal panen serta menampung aspirasi terkait saran atau masukan untuk mengatasinya dari masyarakat setempat.
--page
"Untuk terjun langsung kelapangan kita akan agenda kan hal itu. Nanti dari apa yang kita dapatkan di lapangan akan kita sampaikan dan diskusikan bersama Pemkab Barsel. Sehingga kedepan, tidak ada lagi masalah gagal panen yang dialami para petani di sana," tukasnya. (DONNY D/B-7)









