BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng Dapil I, Sriosako mengatakan saat reses di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu ia telah menghimpun aspirasi dari masyarakat.
Wilayah reses yang dituju yakni Kelurahan Langkai di Kecamatan Pahandut dan Kelurahan Palangka di Kecamatan Jekan Raya. Masyarakat dikedua wilayah itu mengusulkan peningkatan sejumlah infrastruktur.
"Seperti di Kelurahan Langkai, warga disana mengusulkan perbaikan drainase jalan Ngabe Sukah di lingkungan RT 002 RW 010, karena drainase itu dirasa kurang optimal dalam mengalirkan air, sebab ketika hujan lebat lingkungan pemukiman warga sering tergenang," ucapnya, Selasa, 27 September 2022.
Hal yang sama terkait usulan perbaikan drainase juga disampaikan oleh masyarakat di Kelurahan Palangka melalui Ketua RT 06 RW 25. Drainase yang ada di wilayah setempat sekarang ini kondisinya buntu dan rawan terjadi banjir ketika pada saat musim penghujan.
"Drainase memang salah satu infrastruktur yang harus bisa diperhatikan pemerintah untuk memperbaiki atau meningkatkannya, karena drainase ini sebagai saluran pembuangan air, apabila dalam kondisi buntu maka mengakibatkan terjadinya banjir," ujarnya.
Selain itu, ada juga usulan dari Ketua RT 06 RW 17 Kelurahan Palangka yang berharap agar pemerintah daerah dapat meningkatkan atau memperbaiki infrastruktur jalan yang ada di lingkungan setempat, sebab saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
"Kondisi jalan dilingkungan setempat mengalami rusak parah, itu terjadi karena sering tergenang air akibat drainase yang tidak optimal mengalirkan air keluar. Jadi selain perbaikan jalan masyarakat juga minta drainase yang ada diperbaiki," ungkapnya.
--page
Di sisi lain, warga di Kelurahan Palangka juga ada mengusulkan agar tempat pembuangan sampah sementara diaktifkan kembali ditepi jalan khususnya di wilayah KM 10 menuju arah jalan Yos Sudarso sampai ke Kelurahan Kereng Bangkirai.
"Akibat tidak ada tempat pembuangan sampah di wilayah itu seringkali sampah-sampah berserakan di tepi jalan tersebut. Maka dari itu warga menginginkan tempat pembuangan sampah sementara supaya diaktifkan kembali," imbuhnya. (DONNY D/B-6)









