PARTSIPASI dalam pe­milhan gubernur dan wakil gubernur Kal­teng kali ini meng­a­la­mi menurun 50%.


Salah satunya di wilayah Ke­camatan Selat, Kabupaten Ka­puas ini. Di kecamatan ini  memiliki 10 PPS dengan jum­lah TPS 157 buah.


Saat pilgub kemarin suasa­na di TPS terlihat tidak ada an­trean warga untuk mengun­akan hak pilihnya.


Pantauan Borneonews di be­berapa TPS terlihat sepi. Nur­din, Ketua PPS 03 Kelurahan­ Selat Dalam mengaku sudah membagi formulir C6 kepada warga untuk hadir di TPS, Rabu (27/1). Di TPS 03 ini ada 183 DPT laki-laki dan 231 DPT pe­rempuan.


“Agak menurun pilgub kali ini. Surat suara yang terpakai 239 hanya lembar, tidak sah 175 lembar, dan rusak 5 lem­bar­,” terangnya.


Dia menjelaskan dari perhi­tu­ngan suara yang disaksikan para saksi dan anggota Panwasli, pasangan nomor urut 1 Sugianto Sabran dan HabibSaid Ismail memperoleh 118 suara dan nomor urut 2 Willy M Josep dan Wahyudi Anwar 116 suara. Di TPS 32 Jalan Se­ro­ja, Kelurahan Selat Tengah total DPT 196 jiwa.


Laki-laki 88 jiwa dan pe­rempuan 108 jiwa, sedangkan­ surat suara yang terpakai hanya 132 lembar dan 5 lembar tidak sah.


Lalu di TPS 33 jumlah DPT 179 jiwa. Laki-laki 86 jiwa dan perempuan 93 jiwa. SO­HIB dapat 87 suara dan Wiba­wa 38 suara.


Sekertaris KPU Kapuas, Pe­ri mengakui partisipasi pemilih pada pilgub kali ini turun 50%, padahal KPU su­dah melakukan sosialisasi ke­pada masyarakat sampai desa dibantu petugas PPK dan PPS.


“Kami sudah sosialisasi sam­pai pelosok, tapi apa bo­leh­ buat itulah kenyataannya di lapangan, karena sebenar­nya uforia pil­kada serentak 9 Desember 2015,” ungkapnya. (B-6)