PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng melalui instansi terkait dalam rangka menekan inflasi di provinsi ini.

Menurutnya, memang sudah seharusnya ada upaya yang dikakukan mengingat inflasi yang terjadi di Kalteng menurut data BPS Kalteng tergolong masih tinggi ditambah lagi dengan kenaikan BBM saat ini dan hal itu tentu berdampak terhadap naiknya harga sejumlah bahan pokok.

"Kemarin Komisi II juga telah menggelar rapat bersama pihak terkait dari Pemprov Kalteng. Dalam rapat itu kita membahas berbagai langkah yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait dalam rangka menekan inflasi di daerah ini," ungkapnya, Selasa, 27 September 2022.

Dia mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan  Pemprov Kalteng untuk menekan inflasi memang patut di apresiasi, seperti contohnya Dinas Perikanan dan Kelautan (Dislutkan) Kalteng yang melaksanakan operasi pasar.

Selain itu lanjutnya, Dislutkan Kalteng juga melakukan cara lain dengan memperpendek umur panen perikanan serta memberikan subsidi kepada para nelayan dan hasil panen usaha perikanan nelayan dijual secara berkala.

Begitu juga dengan dinas-dinas lainnya, seperti salah satunya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalteng yang melaksanakan pasar murah sampai dengan bulan Desember 2022 mendatang. Hal ini dinilai menjadi cara tepat untuk menekan inflasi.

"Kita juga mengimbau kepada dinas-dinas lainnya yang ada di Kalteng ini serta di kabupaten dan kota supaya dapat aktif dalam rangka menekan inflasi di provinsi ini. Apa yang bisa diperbuat untuk membantu masyarakat maka berbuatlah," tandasnya. (DONNY D/B-5)