BORNEONEWS, Sampit - Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta tidak pelit terhadap pembangunan dan masyarakat di daerah ini. Sebab, sudah seharusnya CSR atau bantuan untuk warga sekitar dikeluarkan.
"Jangan hanya ingin mengambil keuntungan saja dalam membuka perusahaan di Kotim ini. Harus ada sumbangsihnya donk untuk masyarakat dan pembangunan daerah," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 27 September 2022.
Dirinya meminta agar PBS di Kotim ini mencontoh PT Sinarjaya Inti Mulya, yang memperbaiki Jalan Kelurahan Tanah Mas yang harus menghabiskan biaya mencapai Rp 16 miliar.
Tentunya hal tersebut sangat berdampak besar bagi masyarakat karena jalan utama di kelurahan itu menjadi nyaman dan tidak lagi berlubang.
"Pihak ketiga tersebut saja bisa mengeluarkan dana Rp 16 miliar, masa PBS lainnya tidak bisa. Saya rasa hasil perusahaannya bisa lebih dari perusahaan tersebut. Karena pihak ketiga di Tanah Mas ini, hanya bergerak di kernel dan CPO saja," terang Halikinnor.
--page
Dirinya sangat berharap agar PBS memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan daerah. Bupati juga menegaskan PBS jangan hanya mengeruk keuntungan saja. Harus memberikan keuntungan bagi masyarakat di daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









