BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng gencar melakukan operasi pasar di berbagai kabupaten dalam beberapa hari terakhir.
Operasi pasar yang dirangkai dengan pasar murah ini merupakan langkah untuk menekan laju inflasi bahan pokok yang diakibatkan dari kebijakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Agar bersabar, pemerintah akan bekerja keras untuk mengatasi inflasi ini, tapi tentu harus didukung sepenuhnya oleh masyarakat,” ucap Sugianto di Pasar Simpang Sebabi.
Pemprov Kalteng dalam melakukan pengendalian inflasi daerah fokus terhadap upaya jangka pendek, menengah dan jangka Panjang.
Penyelenggaraan pasar murah, pasar penyeimbang hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT), merupakan upaya jangka pendek untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sedangkan untuk jangka panjang adalah memfokuskan pada ketahanan pangan daerah. Langkah ini dilakukan dengan menguatkan demplot-demplot pertanian. (HERMAWAN DP/B-11)









