PARTISIPASI pemilih di Kabupaten Kotawaringin Timur pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (27/1/2016) menurun drastis jika dibandingkan pemilihan bupati dan wakil Bupati Kotim 9 Desember lalu.
Ketidakhadiran warga untuk memberikan hak suara pada Pilgub ini karena mereka tidak mendapat informasi atau formulir C6 yang biasanya sebagai pemberitahuan untuk memberikan hak suara ke TPS. Banyak warga kecewa atas kondisi ini.
Seperti contoh di TPS 25 dan 26 Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Sampit, dari 400 daftar pemilih tetap (DPT), yang memberikan hak suara hanya sekitar 100 orang. Alasan warga tidak memberikan suara karena mereka tidak dapat formulir C6.
“Pada pilbup kemarin kami serumahan tiga orang dapat formulir C6, tapi sekarang hanya 1 saja C6 yang diberikan oleh petugas KPPS,” kata Rudi,29, salah seorang warga Kecamatan Baamang Hulu, kepada borneonews, Rabu (27/1/216).
Informasi yang dihimpun di lapangan, tidak hanya di tempat itu, hampir rata semua TPS di Sampit, partisipasi pemilihnya memang menurun. Bahkan diprediksi akan anjlok dan jauh di bawah pilbup kemarin.
Perhitungan sementara
Hasil perhitungan di beberapa TPS, khususnya di wilayah Sampit, pasangan Sugianto Sabran-Habib Said Ismail (Sohib) masih unggul. Di TPS 26 Baamang Hulu, Sohib 104 suara, Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar hanya 45 suara. TPS 26, Sohib 67 suara, Wibawa 34 suara.
Ada hal unik dan menarik juga yang dilakukan oleh petugas TPS untuk meningkatkan animo pemilih untuk datang ke TPS memberikan hak suara. Di TPS 43 Kelurahan baamang Tengah Sampit itu menyediakan makanan gratis dan kupon doorprize kepada setiap pemilih yang datang.
“Ide ini sebenarnya berkaca dari Pilbup kemarin, di mana khususnya di TPS kami ini hanya 47,48%, ini kami rasa terlalu tinggi untuk golput. Ide ini kami berpikir untuk menekan angka golput. Jadi kami dengan adanya doorprize dan makan gratis ini untuk rekan-rekan warga yang ada di RT 28 bisa hadir dan menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Kalteng hari ini,” kata KPPS Tri Sentoto Raharji yang juga ketua RT setempat.
(FI/B-7)


