BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk memberikan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya yang bisa menularkan penyakit rabies seperti kucing dan anjing kepada manusia.
Terkait hal itu, Dinas Pertanian Kabupaten Kotim bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) saat ini tengah membagikan vaksin gratis ditujukan kepada masyarakat Kota Sampit khususnya yang memiliki hewan peliharaan.
"Ketersediaan vaksin sekitar 400 ekor dan ini kita targetkan sampai habis," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kotim, Hendrayatno, Kamis 29 September 2022.
Di samping vaksinasi rabies, lanjutnya juga dilakukan pelayanan kesehatan misalkan ada anjing atau kucing yang sedang sakit. Kegiatan dilaksanakan sejak kemarin dan dilanjutkan pada hari ini karena stok vaksin yang masih tersedia. Saat ini, pemilik peliharaan yang ingin melakukan vaksin diminta untuk menghubungi terlebih dahulu pihak Puskeswan di Jalan HM Arsyad sebab jumlah stok yang tersedia sudah menipis.
Dia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya penularan penyakit rabies dari hewan peliharaan kepada manusia. Pasalnya jika manusia tertular maka akan sulit disembuhkan dan berisiko pada kematian.
"Rabies ini penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya, apabila manusia tergigit hewan rabies dan sampai menimbulkan gejala itu sudah tidak bisa sembuh," ujarnya.
--page
Sejauh ini masyarakat Kotim dinilai cukup mengerti dengan segala resiko dari memelihara hewan yang bisa terinfeksi penyakit rabies.
"Antusias masyarakat Kota Sampit tinggi sekali, keliatannya mereka yang memiliki peliharaan dengan cepat merespon adanya vaksin gratis ini," pungkasnya. (NOOR ANNISA/B-6)









