WAKIL Ketua II DPRD Barito Utara Acep Tion mengatakan,  dari hasil reses di lapa­ngan masih terdapat proyek dari APBD Provinsi Kalteng yang terkesan asal-asalan.


Menurut Acep Tion, kualitas pekerjaan proyek tersebut kurang memenuhi harapan masyarakat. “Dari hasil reses ke beberapa daerah yang ada di Kabupaten Barito Utara, dewan masih sering mendapatkan pelaksanaan proyek yang dinilai tidak sesuai dengan spek.


Karena itu, perlu pengawasan dari semua pihak baik dari SKPD provinsi atau juga SKPD kabupaten, hingga hasil dari sebuah pembangunan bisa maksimal seperti yang diharapkan semua pihak.


Saat dikonfirmasi tentang kekhawatiran tidak ada proyek provinsi lagi kalau selalu diobok-obok dia mene­rangkan, semua itu tergantung dari kualiatas pekerjaan kalau memang baik maka dewan tidak akan bicara namun apabila dinilai kurang memenuhi syarat maka dewan berhak bicara.


“Jangan sampai daerah kita dijadikan objek proyek gagal karena yang rugi kabupaten kita, apabila sebuah proyek tidak memenuhi spek dan cepat rusak maka untuk beberapa tahun tentunya kita tidak dapat pembangunan yang sama karena memacu pada aturan mainnya” ungkapnya.


Untuk itu, DPRD Barito Utara mengharapkan perlunya pengawasan lebih ditingkatkan lagi agar tidak ada kerugian negara yang berakibat masalah-masalah lainnya. Oleh karenanya semua pihak terkait bisa  berkoordinasi lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya.


Sayangnya Acep tidak menyebut atau memberi contoh proyek mana saja yang dikerjakan asal-asalan itu. Hanya saja dia kembali menyakinkan bahwa jumlahnya proyek yang asal dikerjakan itu ada beberapa buah dan nilainya lumayan besar. (DN/B-5)