PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bosch Indonesia menawarkan ke Pemprov Kalteng sistem Artificial Intelligence (AI) atau lebih dikenal dengan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan pengelolaan shrimp estate.

"AquaEasy merupakan teknologi yang dikembangkan untuk tambak udang semi-intensif ke atas dan menjadi alat untuk mendeteksi dan mengurangi resiko kegagalan panen," kata perwakilan Bosch Indonesia, Ranggi Fajar Muharam.

Ranggi menjelaskan, beberapa keunggulan dari sistem AquaEasy antara lain membantu memantau tata kelola budidaya tambak udang.

 Sehingga nantinya jika terjadi anomali maka tim teknis dapat segera mengambil tindakan, mengontrol efisiensi pakan sehingga dapat menurunkan FCR sampai dengan 0,3 persen.

 Selain itu untuk mengontrol pertumbuhan udang lebih optimal, manajemen risiko lebih bagus, pengelolaan tambak secara realtime dan mobile.

 Seperti diketahui tambah udang vaname di sentra shrimp estate merupakan salah satu program unggulan Kalteng, selain juga lumbung pangan food estate. (HERMAWAN DP/B-6)