PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Henry meminta pemda di Kalteng supaya dapat lebih memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi khususnya yang 3 kg hingga ke wilayah pedesaan.

Menurutnya, pengawasan ini penting dilakukan terutama dari segi harga, sebab selama ini harga LPG bersubsidi yang dijual pada tingkat pengejer tergolong mahal dan itu sangat membebani masyarakat.

"Gas bersubsidi ini perlu untuk diawasi distribusinya agar bisa tepat sasaran. Kita juga minta supaya di wilayah pedesaan itu ada agen resmi untuk menyalurkan LPG bersubsidi kepada masyatakat kurang mampu supaya tidak membebani dengan harga yang mahal ketika dijual pada tingkat pengecer," ucapnya, Jumat, 30 September 2022.

Dia menjelaskan, tujuan pemerintah mensubsidikan gas LPG 3 kg ini guna untuk meringankan beban masyarakat terutama bagi yang kurang mampu, sehingga pemerintah yang ada di daerah harus bisa benar-benar mengawasi pendistribusiannya.

Selain itu, apabila memang penjualan gas LPG 3 kg pada tingkat pengecer masih belum bisa ditangani, ada baiknya memberikan solusi lain seperti menentukan harga eceran tertinggi (HET) agar harga penjualan pada tingkat pengecer tidak jauh berbeda dengan yang dijual oleh agen-agen resmi.

--page

"Karena memang secara tidak langsung apabila persoalan ini tidak segera dicarikan solusinya maka akan mengakibatkan inflasi, apalagi saat ini semua harga serba naik. Nah, kenapa pengawasan di tingkat distributor, agen hingga pengecer harus terus ditingkatkan ini untuk memastikan agar tepat sasaran. Dan juga, pastikan agar harga yang ditawarkan itu sesuai dengan HET," tandasnya. (DONNY D/B-5)