PERSAINGAN untuk mendapatkan lapangan pekerjaan pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi pekerjaan rumah semua pihak baik swasta maupun pemerintah daerah melalui SKPD terkait.
Selain meningkatkan produktivitas kerja masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui lembaga pendidikan maupun mengikuti program percepatan pendidikan yang disediakan oleh pemerintah daerah, khusus bagi masyarakat yang kurang mampu atau yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
Program yang dimaksud yakni dengan mengikuti berbagai macam pelatihan yang disediakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi maupun melalui program kejar paket.
“Peningkatan SDM dalam menghadapi persaingan pasar bebas ekonomi asean dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai program yang disediakan pemerintah daerah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Aida Lailawati, pekan lalu.
Kemudian kata dia, khusus untuk tahun ini, Disdikpora Kobar menyiapkan tiga paket kesetaraan pendidikan. Di antaranya, paket A untuk tingkat dasar (SD), paket B untuk menengah pertama (SMP) dan paket C untuk menengah atas (SMA).
Kawasan pesisir
Ia menjelaskan, untuk sasaran yang saat ini masih membutuhkan yakni beberapa santri yang ada di pesantren serta masyarakat yang ada di kawasan pesisir yang notabene jauh dari perkotaan.
Kata dia, saat ini bursa kerja yang ada di Kobar mayoritas masih mengutamakan ijazah dalam perekrutan karyawan, sehingga masyarakat diminta untuk mengikuti program yang disediakan pemerintah dalam upaya meningkatkan SDM.
Disisi lain, perusahaan atau pemilik usaha juga diminta untuk menyesuaikan upah atau gaji yang diberikan berdasarkan jenjang pendidikan yang sudah ditempuh, sehingga semakin memacu masyarakat untuk meningkatkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi.
“Great dalam penggajian karyawan pun diharapkan mampu untuk memacu masyarakat untuk meningkatkan pendidikannya.”
(KK/B-7)


