BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah hulu Kabupaten Seruyan menyebabkan pemukiman warga di Desa Ayawan Kecamatan Seruyan Tengah, terendam banjir.
Camat Seruyan Tengah, Tambeleng menyampaikan saat ini kondisi debit air di wilayah setempat terus naik, bahkan akses jalan antardesa sementara tidak bisa dilewati.
“Banjir yang terjadi tidak hanya merendam kawasan pemukiman warga, tetapi juga menyebabkan akses jalan terputus," kata Tambeleng, Jumat, 30 September 2022.
Akses jalan yang saat ini tidak bisa dilewati merupakan jalan diwilayah pinggiran sungai penghubung antara Kelurahan Rantau Pulut, Desa Durian Tunggal, Desa Tumbang Bai hingga Desa Sukamandang.
“Air kiriman dari wilayah hulu merendam jalan penghubung antar desa pinggiran sungai, sehingga tidak bisa dilewati untuk sementara,“ ungkapnya.
Tambeleng mengimbau kepada warga yang bermukim di penggiran sungai agar lebih waspada dengan meningkatnya debit air Sungai Seruyan dalam beberapa hari terakhir.
--page
“Untuk mengantisipasi meningkatnya debit air, kami mengimbau agar warga sebaiknya mengungsi sementara mencari tempat yang lebih tinggi,“ pintanya.
Sembari berharap agar cuaca dalam beberapa hari ini tidak turun hujan, sehingga kondisi secepatnya bisa normal kembali dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa. (FAHRUL/B-11)









