PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Barat pada Minggu, 2 Oktober 2022. Kunjungannya itu untuk meninjau langsung Desa Sei Sekonyer, Kecamatan Kumai yang masuk dalam nominasi 50 besar apresiasi desa wisata Indonesia (ADWI).

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu Panitia Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Ria Risnandar, kepada Borneonews. Bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara '50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022' dengan tema 'Kebangkitan Ekonomi Demi Indonesia Bangkit' di Desa Wisata Sei Sekonyer, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

"Besok, tanggal 2 September 2022 Bapak Menparekraf Sandiaga Uno akan mengunjungi Desa Sei Sekonyer," ucapnya melalui pesan singkat, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022, merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi 'Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat'. Kemenparekraf menargetkan 3.000 desa wisata untuk mengikuti  ADWI 2022.

--page

Tujuan acara Program 'Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022' agar desa wisata di seluruh Indonesia yang tersebar dari sabang sampai marauke yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program 'Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022'.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bisa membangun motivasi dan menggali potensi-potensi desa wisata bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata.

Lebih dekat, Desa Wisata Sei Sekonyer terletak bersebelahan dengan areal Taman Nasional Tanjung Puting yang telah dikenal dunia Internasional dengan julukan "The World Capital of Orangutans".

Awalnya, Desa Sei Sekonyer berlokasi di Tanjung Harapan (saat ini masuk dalam areal TN. Tanjung Puting dan menjadi Camp Feeding Tanjung Harapan). Namun setelah ditetapkannya Tanjung Puting sebagai Taman Nasional oleh Menteri Kehutanan RI, penduduk Tanjung Harapan direlokasi ke seberang areal Taman Nasional pada Tahun 1971, hingga saat ini penduduk desa menetap di wilayah desa yang bernama Desa Sungai Sekonyer.

Luas wilayah Desa Sungai Sekonyer sekitar 109.967 Ha, berbatasan langsung di sebelah selatan dengan Taman Nasional Tanjung Puting, sebelah utara Desa Bedaun, sebelah timur dengan Kabupaten Seruyan dan sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Kumai Hilir. (DANANG/B-7)