BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) di momen Hari Jantung Sedunia tahun 2022.
Kali ini, yang menjadi narasumber adalah dr Erny Indrawati selaku Dokter Umum Madya dan penanggung jawab Unit Transfusi Darah (UTD) bersama pengelola Promkes RSUD Kapuas, Popo Subroto.
"Tujuan peringatan Hari Jantung Sedunia adalah memperingatkan kepada orang-orang di seluruh dunia bahwa penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke, adalah penyebab kematian utama di dunia," kata dr Erny, Sabtu, 1 Oktober 2022.
Lewat peringatan Hari Jantung sedunia 2022, ia bebrharap dapat mengajak dan menyadarkan tentang pentingnya menjaga organ jantung dengan menghindari rokok, alkohol dan pola makan yang buruk (tinggi kolesterol).
"Mengimbau masyarakat untuk rajin berolahraga, cek tekanan darah secara rutin, cek profil lipid secara berkala serta mengelola stress dengan baik," ucapnya.
--page
Dia melanjutkan, pada tahun 2022 tema peringatan adalah 'Use Heart For Every Heart atau Gunakan Hati untuk Semua Hati'. Ada 3 pilar untuk hal ini, yaitu Use Heart For Humanity yaitu gunakan hati/ jantung untuk kemanusiaan.
Dijelaskannya juga, bahwa Kementerian Kesehatan RI mencanangan Indonesia bergerak bersama dengan bersepeda. Mengganti naik kendaraan bermotor dengan jalan kaki dan bersepeda disamping mengurangi polusi juga dapat menyehatkan jantung.
"Selain itu, ternyata stress psikologis dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Kita dapat memaksimalkan kesehatan jantung dengan cara melakukan olahraga, tidur yang berkualitas, bersosialisasi dengan orang lain, melakukan hal-hal yang menyenangkan yang bersifat positif, karena semua itu dapat menurunkan tingkat stress," ucapnya.
Lebih jauh, dia menjelaskan, penyakit kardiovaskular (kardio = jantung; vascular = pembuluh darah) adalah penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Salah satu manifestasinya adalah penyakit jantung koroner dan stroke. Kedua penyakit ini merupakan penyebab utama kamatian di seluruh dunia.
"Penyebab utama dari kedua penyakit tersebut adalah kadar kolesterol dan trigliserida (lemak darah) yang tinggi, disamping adanya faktor-faktor yang lain, misalnya: hipertensi (darah tinggi), Diabetes Melitus, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik," jelasnya.
Jadi, lanjut dia, ketika kadar kolesterol dan lemak darah dinyatakan tinggi, artinya risiko penyakit kardiovaskular sudah melekat pada diri.
"Ada beberapa penyebab seseorang mengidap penyakit kardiovaskular, antara lain kecenderungan genetik, riwayat keluarga terutama orang tua, saudara kandung, yang menderita DM, jantung koroner/mengalami serangan jantung, maka harus lebih waspada," tandasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









