PEMERINTAH Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi tertutup untukmenentukan nasib Eks Gafatar, Kamis (28/1/2016). Rapat yang berlangsung diruang Peteng Keruhei 1, lantai II pemerintah kota itu menghadirkan seluruhFKPD, tokoh maupun organisasi masyarakat, agama, TNI dan Polri.

Wali Kota Palangka Raya Riban Satia saat dikonfirmasi usai rapat menyebuthasilnya belum bisa dipublikasikan. "Hasil rapat sepakat tidak dieksposedulu. Namun pemerintah kota beserta tokoh atau organisasi akan mencari jalankeluar terbaik secepatnya," kata Riban, kemarin.

Dia menuturkan, rapat tersebut digelar mengingat belakangan ini dirinyamendengar akan ada tindakan sweeping maupun permintaan supaya dipulangkan,meskipun sampai saat ini situasi masih tetap kondusif.

Menurutnya, dalam waktu dekat, pemerintah kota akan melakukan koordinasi denganpemerintah provinsi Kalteng. Koordinasi serupa juga akan dilakukan denganpemerintah provinsi lain dimana para Eks Gafatar berasal.

"Intinya tidak ada keputusan yang harus disampaikan namun pemkot dalamwaktu dekat akan melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi Kalteng danpemerintah provinsi daerah asal mereka yang telah kita data. Setelah itu baruakan dilakukan langkah-langkah selanjutnya," ungkapnya.
(by/*)