NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Jajaran Kodim 1017 Lamandau, menggelar bakti sosial (Baksos) untuk membantu program penurunan kasus stunting di Kecamatan Bulik, Sematu Jaya dan Menthobi Raya, dengan membuka pelayanan Keluarga Berencana (KB) Terintegrasi TNI Manunggal Bangga Kencana terpadu Tahun 2022.

“Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan bebas stunting,” kata Dandim 1017 Lamandau Letkol Inf Dwi Dipoyono di Nanga Bulik, Minggu 2 Oktober 2022.

Pelayanan KB tersebut juga merupakan salah satu program lintas sektoral bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lamandau dan BKKBN Provinsi Kalteng.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI bersama instansi terkait dalam rangka meningkatkan kesehatan, kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Lamandau,” katanya.

Selain itu tujuan kegiatan ini adalah untuk mencapai target prevalensi stunting di 2024 sesuai yang tertuang dalam Perpres 72 Tahun 2021.

Adanya pelayanan KB melalui Baksos TNI Manunggal Bangga Kencana Terpadu diharapkan menjadi ikhtiar bersama dan pembangkit motivasi masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Lamandau sehat bebas stunting.

“Kami berharap dan mengajak semua pihak dapat meningkatkan kolaborasi, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dapat terwujud,” harapnya.

Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk peningkatan perluasan akses pelayanan KB  dengan target layanan 2482 di wilayah Kabupaten Lamandau. Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga September.

“Untuk Kecamatan Bulik dan Sematu Jaya serta di Kecamatan Menthobi Raya dipusatkan di Kodim 1017 Lamandau. Kecamatan lain digelar di Puskesmas masing-masing Kecamatan,” imbuhnya.

--page

Sementara, Sub Koordinator Bina Keluarga Balita, Anak BKKBN Provinsi Kalteng, Tomi Prayitno mengatakan, pihaknya sesuai mandat Presiden RI Jokowi, menjadi ketua pelaksana percepatan penurunan Stunting BKKBN sangat memerlukan kerjasama dari semua pihak.

“Dengan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan gizi ibu dan anak sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)