BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid berharap pemda khususnya Provinsi Kalteng agar dapat mendukung budidaya madu kelulut yang dikembangkan oleh Satuan Pengelolaan Hutan (SPH) Kalteng wilayah Kahayan Tengah di Desa Bukit Liti, Kabupaten Pulang Pisau.
Rasyid mengatakan dukungan yang bisa diberikan oleh pemda yaitu dari segi pengembangan, promosi, serta pemasaran hasil produksi madu kelulut. Usaha madu ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
"Karena usaha madu kelulut ini tergolong menjanjikan, dan sudah banyak yang membudidayakannya. Hanya saja seperti budidaya madu kelulut SPH Kalteng itu memerlukan dukungan, karena masih ada sedikit kendala dari segi pengembangan maupun pemasaran," katanya, Senin, 3 Oktober 2022.
Rasyid mengungkapkan saat melakukan kunjungan ke area budidaya madu kelulut SPH Kalteng di Desa Bukit Liti tersebut, ia menilai ada beberapa yang perlu diperhatikan guna meningkatkan kualitas madu yang akan dihasilkan yakni sumber makanan kelulut untuk menghasilkan madu.
"Perlu adanya lebih banyak lagi ditanam pohon galam di area tersebut. Karena pohon galam ini sumber makanan kelulut, jadi madu yang dihasilkan bisa lebih berkualitas. Saran kami lebih banyak lagi menanam pohon galam di area budidaya madu kelulut itu," tuturnya.
--page
Dia menjelaskan, madu kelulut memiliki banyak kasiat untuk kesehatan terutama meningkatkan imun tubuh, dan hingga saat ini banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Dari segi harga juga tergolong cukup mahal, sehingga usaha ini memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian.
"Harapan kita tentu kedepan Kabupaten Pulang Pisau bisa menjadi sentra budidaya madu kelulut di Kalteng ini. Namun, untuk mewujudkan itu tidak lepas dari dukungan pemda, jadi kita harap pemda bisa memperhatikan hal tersebut agar nantinya hasil produksi madu kelulut ini bisa meningkat," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









