SEBANYAK 3.357 pelamar untuk menjadi tenaga kontrak atau honorer daerah di pemerintah kota (Pemkot) Palangka Raya berhak mengikuti tes tertulis. Jumlah tersebut merupakan pelamar yang lolos dari tahap seleksi berkas. Sebab sebelum diseleksi ada 4 ribu lebih pendaftar di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya.

Namun nyatanya, saat pelaksanaan tes tertulis yang dilaksanakan pada Kamis (28/1), tiga ratusan pelamar justru tidak datang untuk mengikuti tes tersebut. Tes tulis dilaksanakan di dua tempat yaitu Stadion Sanaman Mantikei dan gedung pertemuan umum (GPU) Tambun Bungai. Ada sekitar 1.000 peserta yang tes di GPU Tambun Bungai adalah khusus yang pelamar tenaga kesehatan.

“Seharusnya yang ikut tes disini adalah mereka yang dinyatakan lulus tes berkas sebanyak 3.357 orang. Namun ternyata yang datang tidak sampai angka itu. Sebab itu banyak kursi kosong, sekitar 200-an orang tidak hadir. Angka pastinya nanti ketahuan kalau daftar hadir semuanya kumpul,” ungkap salah satu pejabat yang menjadi panitia seleksi, Donny Wandira kepada Borneonews di lokasi tes.

Panitia lainnya,Masrukin, mengungkapkan dalam tes tersebut peserta diharuskan menjawab 100 soal dalam waktu 90 menit. Karena baru dimulai pada pukul 08.20 WIB, tes berakhir pada 09.50 WIB. Tetapi banyak diantara peserta, tidak sampai satu jam sudah mengumpulkan kertas jawaban. Kata dia, proses hasil tes akan diumumkan sekira 10 hari kedepan.

“Namun selaku pihak pengumum hasil tes adalah pihak SKPD yang membutuhkan, bukan BKPP lagi. Soal perangkingan pun, itu hak tiap SKPD,” terangnya. (RZ/B-12)