TIM pemenangan pasangan calon gubernur/wakil gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail (Sohib) turun ke kecamatan-kecamatan untuk mengawal rekapitulasi dan perolehan suara.

Mereka bergerak seusai pencoblosan dan hasil hitung cepat 27 Januari 2016 lalu. “Seluruh tim dan relawan langsung bergerak ke kecamatan, guna mengawal perolehan suara Sohib. Kami tidak ingin kecolongan karena hasil perhitungan kami pasangan Sohib unggul,” kata Ketua Partai Gerindra Kotim Ary Dewar, Kamis (28/1/2016).


Bahkan, lanjut Ary, calon gubernur Sugianto Sabran langsung turun ke kabupaten/kota untuk memastikan seluruh tim bergerak mengawal suara. “Itu juga menandakan Pak Sugianto, serius sampai calonnya sendiri datang untuk memastikan. Bukan duduk menunggu laporan. Ini juga bagian dari ikhtiar kami agar suara masyarakat Kalteng tidak dimanipulasi,” tegas dia.


Berbagai modus kecurangan rekapitulasi suara bisa saja dilakukan. Penggembosan suara dapat terjadi melalui manipulasi C1 dari TPS menuju kecamatan. Perolehan suara pemenang pilkada digembosi secara berjenjang.


Masyarakat hanya berharap hasil pilkada berjalan jujur. Praktik-praktik menipulasi suara merupakan pengkhianatan terhadap suara rakyat. Jika praktik seperti ini terus dilakukan, wajar jika pemilih menjadi apatis terhadap pelaksanaan pilkada akibatnya memengaruhi tingkat partisipasi pemilih datang ke TPS.
(RF/B-2)