SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Puskemas Baamang I, Supriadi yang melayani konseling HIV/Aids menyebutkan bahwa perilaku Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau lebih dikenal gay, memiliki potensi paling rentan terhadap penyakit HIV/Aids atau penyakit kelamin lainnya. 

Hal itu terjadi karena rata-rata penyuka sesama jenis yakni LSL tersebut tidak hanya memiliki pasangan 1 orang saja, melainkan lebih bahkan minimal 3 orang. 

"Selama melayani konseling, rata-rata mereka memiliki pasangan di atas 3 orang. Hal itulah yang menyebabkan mereka beresiko tinggi HIV/Aids," ujar Supriadi, Selasa 4 Oktober 2022. 

Supriadi juga menjelaskan orang yang melakukan LSL sendiri sangat sulit diketahui melalui kacamata orang awam, karena mereka beraktivitas dan hidup selayaknya pria normal. 

"Hanya saja, dalam kelompoknya meraka terbagi dua. Yakni ada yang bertindak sebagai algojo dan ada yang peminim, namun dari hasil konseling kami, rata-rata mereka sering gonta-ganti pasangan. Hingga lebih dari 3 orang," terangnya.

Oleh sebab itu dia berharap kepada siapapun agar menghindari perilaku menyimpang guna terindah dari penyakit HIV/Aids dan juga hal lainnya. Karena, perbuatan tersebut juga dilarang oleh agama.(MUHAMMAD HAMIM/B-11)