BORNEONEWS, Palangka Raya - Vaksin Covid-19 di Kota Palangka Raya sedang mengalami kekosongan, sehingga kegiatan vaksinasi sementara ditunda sampai ada pengiriman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Sementara ini kosong, Info dari Kemenkes agar daerah menunggu dropping dari pusat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, Selasa 4 Oktober 2022.
Kekosongan ini dapat dimaklumi karena vaksin tidak dapat disimpan terlalu lama tanpa digunakan dan kurangnya permintaan masyarakat dalam vaksinasi.
"Kekosongan vaksin covid-19 mungkin disebabkan karena sudah menurunnya penyebaran penyakit covid-19, dengan berkurangnya penularan dan perawatan pasien," ujarnya.
Meski begitu capaian vaksinasi Covid-19 baik dosis 1 dan 2 sudah melampaui 100 persen. Berdasarkan data sebanyak 265.263 orang atau 118,73 persen tuntas vaksinasi.
Sedangkan dosis kedua, sudah sebanyak 228.838 orang atau 102,43 persen dan dosis ketiga sebanyak 92.429 orang atau 41,73 persen. Bila melihat data kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat 18.829 kasus.
--page
Sedangkan pasien yang dirawat akibat Covid-19 sudah 13 orang. Kemudian pasien yang sembuh sebanyak 18.259 serta pasien yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 557 jiwa. (HENDRI/B-6)









