BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalteng, Yuas Elko menyampaikan, saat ini, dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0.
Era baru lebih menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data dan robotic, atau yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation.
“Salah satu upaya kita untuk memperbaiki pelayanan publik dengan memberi bekal pengetahuan,” kata Yuas saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang IV di Halaman Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng, Selasa, 4 Oktober 2022.
Selain pengetahuan, dikatakannya perlu adanya pemberian bekal wawasan kepada aparatur melalui pelatihan-pelatihan serta menanamkan karakter sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Yuas elko berharap, para peserta Latsar mampu mengadaptasi dan mengimplementasikan semua materi pembekalan yang sudah didapatkan ke dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.
--page
Sehingga, tambah dia, mampu meningkatkan kinerja di instansinya masing-masing, dalam rangka terciptanya ASN berakhlak untuk mewujudkan Kalteng penuh keberkahan. (HERMAWAN DP/B-7)









