BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai upaya mempertahankan situs sejarah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan melakukan rehab Balai Sembaga Mas di Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan.
Diketahui bahwa Sembaga Mas menjadi tempat sakral karena para pendiri mencetuskan tanggal 3 Oktober sebagai hari lahirnya Kabupaten Kotawaringin Barat.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar M Rusdi Gozali menyampaikan, memang seharusnya bangunan tersebut masuk tahap rehab. Namun, pengajuan untuk pembangunannya di tahun ini dan akan diupayakan dilaksanakan tahun depan.
"Kami sampaikan, bahwa terkait dengan rehab bangunan Balai Sembaha Mas ini ada keterlambatan pengajuan kepada kami, sehingga di APBD perubahan tidak sempat kita anggarkan. Insyaallah kita di 2023 akan dianggarkan dalam jumlah yang cukup," kata M Rusdi Gozali, Selasa, 4 Oktober 2022.
Dia melanjutkan, keberadaan Balai Sembaga Mas ini merupakan bagian dari sejarah berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat. Untuk itu, harus dirawat dan dijaga.
--page
"Balai Sembaga Mas kami harapkan menjadi sebuah situs yang harus dipertahankan dan dilestarikan, untuk mengenang sejarah berdirinya Kobar," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, M Rusdi Gozali juga menyampaikan selamat hari jadi Kobar ke 63, dan sesuai tema HUT Kobar tahun ini yaitu 'Bersama Lebih Kuat, Kobar Lebih Hebat'.
"Momentum hari Jadi Kobar ini, semoga dapat semakin mempererat rasa kebersamaan, menumbuhkan semangat gotong royong dan persatuan," pungkasnya. (DANANG/B-7)









