KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebagai bentuk komitmen percepatan penurunan stunting, maka Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar rembuk stunting yang dilaksanakan  di aula Bappedalitbang, Rabu 5 Oktober 2022.

"Dalam Rembuk Stunting ini juga dilakukan deklarasi komitmen Pemerintah Daerah dan membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gunung Mas," ujar Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia, Rabu 5 Oktober 2022.

Tujuan digelarnya rembuk stunting tersebut yakni sebagai tindak lanjut dari hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan aksi daerah konvergensi percepatan penurunan stunting tahun ini.

Tujuan selanjutnya membangun komitmen bersama seluruh stakeholder sebagai penanggungjawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat di dalam upaya melaksanakan kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gunung Mas. 

Rembuk stunting ini merupakan aksi 3 yang mana memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Hal tersebut dilakukan bersama-sama antara perangkat daerah penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat. 

Untuk aksi 1 yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Gunung Mas yakni analisis situasi terkait proses mengidentifikasi sebaran stunting, cakupan intervensi, dan lainnnya. Aksi 2, Rencana Kegiatan juga sudah dilaporkan di web monitoring namun belum semuanya dapat diisi oleh Perangkat Daerah.

--page

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan komitmen bersama antara kepala daerah bersama perangkat daerah setempat terkait percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunung Mas. 

Acara rembuk stunting tingkat Kabupaten Gunung Mas tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat se-Kabupaten Gunung Mas atau yang mewakili, lurah, kades dan lainnya. (RISKA YULYANA/B-6)