LAGA leg pertama semifinal Coppa Italia antara Juventus dan Inter Milan di Juventus Stadium, Kamis (28/1/2016) dini hari, berakhir antiklimaks. Sang juara bertahan menghajar Nerazzurri--julukkan Inter--tiga gol tanpa balas.
Melihat tradisi yang ada, ini adalah pertanda Bianconeri--sebutan lain Juventus--bakal lolos ke final. Pasalnya, selama ini, setiap kali memenangi semifinal leg pertama, ‘Nyonya Tua’ selalu sukses melenggang ke final.
Sebelumnya, lima kali menang di leg pertama semifinal, lima kali pula Juve melaju ke partai puncak.
Terakhir kali hal itu terjadi pada musim 2011/2012. Di semifinal leg pertama waktu itu, Juventus mengalahkan tuan rumah AC Milan 2-1 lewat dua gol Martin Caceres.
Juventus akhirnya lolos ke final setelah imbang 2-2 lewat extra time kala ganti menjadi tuan rumah pada leg kedua berkat gol-gol Alessandro Del Piero dan Mirko Vucinic. Sayang, musim itu, Juventus gagal menjadi juara seusai kalah 0-2 melawan Napoli di final.
Musim 2014/2015, saat Juventus finis sebagai kampiun, Fiorentina lah yang jadi lawan di semifinal. Juventus kalah 1-2 di kandang sendiri, tapi lolos berkat kemenangan 3-0 di Artemio Franchi pada leg kedua.
Melawan Inter Kamis dini hari, Juventus menang 3-0 melalui brace Alvaro Morata dan satu gol Paulo Dybala. Unggul agregat sementara sedemikian telak, rasanya Juventus bakal kembali tidak terhadang untuk lolos ke final. (Bola.net/B-3)








