SETELAH tiga tahun berturut-tu­rut tidak melaksanakan, ta­hun ini Dinas Kesehatan (Din­kes) Kabupaten Sukamara akan kembali mengadakan Pe­kan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.


Kepala Bidang Pengenda­li­an Masalah Kesehatan (PMK) Di­nas Kesehatan Sukamara Ah­mad Darsoni mengatakan, saat ini pihaknya tengah me­nyo­sialisasikan rencana itu kepada masyarakat.


“Ini (PIN Polio) merupakan pro­gram nasional dan kita su­dah tiga tahun tidak melaksa­na­kannya. Untuk tahun ini akan dilaksanakan pada Ma­ret dan Agustus menda­tang,” katanya saat ditemui Borneo­news di ruang kerjanya, Kamis (28/1/2016).


Dalam tahap sosialiasi, sa­sar­an utama ialah pengurus pos­­yan­du dan masyarakat, khu­sus­nya ibu tumah tang­ga.Pe­nyuluhan dilakukan dalam ber­bagai kegiatan, baik formal maupun informal.


“Saat ini kami melakukan penyuluhan kepada masya­ra­kat melalui kegiatan seperti pe­ngajian dan pertemuan aga­ma lainnya,” ucap Ahmad Darso­ni.


Selain sebagai program na­sional, pelaksanaan PIN Po­lio juga bertujuan untuk mem­buat anak di Kabupaten Su­kamara terbebas dari an­cam­an penyakit polio.


Penyakit polio merupakan in­feksi yang menyerang anak di bawah usia 5 tahun. Penya­kit ini dapat mengakibatkan ke­lupuhan.


Karena itu, melalui PIN Po­lio diharapkan mampu me­ning­katkan kesehatan anak di Sukamara. “Secara nasio­nal masih banyak anak yang belum imunisasi polio. Ma­kanya program PIN Polio ini dilaksanakan serentak pa­da 2016,” ungkapnya. (MG13/B-3)